Reaksi elektrokimia dalam aki, yang sering disebut sebagai aki timbal-asam (lead-acid battery), adalah inti dari bagaimana aki bekerja untuk menyimpan dan melepaskan energi listrik. Ini adalah proses penting dalam teknologi aki yang telah digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi, termasuk kendaraan bermotor dan sistem penyimpanan energi.
Komponen Utama Aki
Sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kenali komponen utama dalam aki:
- Anoda (Elektroda Negatif): Anoda dalam aki biasanya terbuat dari timbal (lead) dan diberi lapisan timbal dioksida (lead dioxide). Ini adalah bagian negatif dari aki.
- Katoda (Elektroda Positif): Katoda juga terbuat dari timbal, tetapi dalam bentuk spon (spongy lead). Ini adalah bagian positif dari aki.
- Elektrolit: Elektrolit adalah larutan asam sulfat (H2SO4) yang berperan dalam menghubungkan anoda dan katoda serta memungkinkan aliran ion.
Mekanisme Reaksi Elektrokimia pada Aki
Reaksi elektrokimia dalam aki terdiri dari dua tahap utama: reduksi dan oksidasi.
1. Tahap Reduksi (Pada Katoda):
- Pada katoda, timbal dioksida (PbO2) menerima elektron dan ion hidrogen (H+) dari elektrolit.
- PbO2 + 4H+ + 2e- -> 2PbSO4 + 2H2O
2. Tahap Oksidasi (Pada Anoda):
- Pada anoda, timbal (Pb) melepaskan elektron dan menghasilkan ion timbal sulfat (PbSO4) serta ion hidrogen (H+).
- Pb + SO4^2- -> PbSO4 + 2e-
Selama proses ini, elektron mengalir dari katoda ke anoda melalui luaran sirkuit, menciptakan arus listrik yang dapat digunakan untuk menggerakkan perangkat elektronik atau kendaraan.
Penyimpanan dan Pengeluaran Energi
Aki menyimpan energi saat proses reduksi dan melepaskan energi saat proses oksidasi. Ini memungkinkan aki untuk berfungsi sebagai sumber daya yang dapat diandalkan dalam berbagai aplikasi.
Dengan pemahaman tentang reaksi elektrokimia ini, kita dapat menghargai peran vital yang dimainkan oleh aki dalam penyimpanan dan penggunaan energi dalam kehidupan sehari-hari.
Elektrolit adalah komponen vital dalam aki kendaraan yang berperan penting dalam proses pengisian dan pelepasan energi listrik. Elektrolit adalah cair...
Konektor dan klem pada aki kendaraan adalah komponen yang sering kali terabaikan, tetapi memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kinerja aki...
Suhu temperatur pada aki adalah faktor krusial yang memengaruhi kinerja dan umur pakai aki kendaraan. Untuk menjaga aki dalam kondisi optimal, penting...
Sel aki, juga dikenal sebagai sel elektrokimia, adalah komponen utama dalam aki kendaraan. Mereka merupakan bagian terpenting dalam menghasilkan dan m...
Perkembangan teknologi mobil telah membawa perubahan besar dalam industri otomotif. Salah satu perubahan paling signifikan adalah penggunaan aki sebag...
Mengecas aki kendaraan adalah tindakan penting dalam perawatan kendaraan Anda. Dengan melakukan pengisian daya yang benar, Anda dapat memastikan aki t...